| Teras | Musik | Film | Buku | Ekonomi | Sastra | Coretan |

Selasa, 04 Maret 2008

MENUNGGU

aku menunggu hancurnya dinding yang mengitariku
entah kapan aku dapat merasakan angin kebebasan
tak pernah terbayangkan olehku
untuk terkurung di sini selamanya
terbelenggu oleh waktu
akankah waktu berlalu
aku terus menunggu saat fikiran lepas
bagai burung yang bebas terbang kemanapun dia suka
dengan sayapnya yang tiada hanya indah namun juga kuat
tapi entah sampai kapan ku mampu bertahan
menunggu sesuatu yang tiada kepastian
semuanya masih semu
tapi aku berharap masa itu
benar-benar terjadi...benar-benar terwujud
dan benar-benar akan kuraih

Tidak ada komentar: