aku menunggu hancurnya dinding yang mengitariku
entah kapan aku dapat merasakan angin kebebasan
tak pernah terbayangkan olehku
untuk terkurung di sini selamanya
terbelenggu oleh waktu
akankah waktu berlalu
aku terus menunggu saat fikiran lepas
bagai burung yang bebas terbang kemanapun dia suka
dengan sayapnya yang tiada hanya indah namun juga kuat
tapi entah sampai kapan ku mampu bertahan
menunggu sesuatu yang tiada kepastian
semuanya masih semu
tapi aku berharap masa itu
benar-benar terjadi...benar-benar terwujud
dan benar-benar akan kuraih
Selasa, 04 Maret 2008
PEMIMPI
aku tak pernah lelah bermimpi
aku ingin terus bermimpi dan bermimpi
kau boleh mengekang ragaku
tapi jangan jiwaku dan fikiranku
biarkan fikirku melayang semau dan sesukanya
tolong ijinkan aku bermimpi...
mimpi indah...
sekali saja, biarkanlah aku merasakan keindahannya
dan bantulah aku
melupakan mimpi-mimpi burukku
dan meninggalkannya untuk selamanya...
aku ingin terus bermimpi dan bermimpi
kau boleh mengekang ragaku
tapi jangan jiwaku dan fikiranku
biarkan fikirku melayang semau dan sesukanya
tolong ijinkan aku bermimpi...
mimpi indah...
sekali saja, biarkanlah aku merasakan keindahannya
dan bantulah aku
melupakan mimpi-mimpi burukku
dan meninggalkannya untuk selamanya...
SAKIT <2>
sudah cukup lama duri itu menancap di sini
di sini...di hatiku...
sudah sangat lama kurasakan sakit
sakit yang tak terobati
bagaimana agar aku bisa membuang rasa sakit itu
jika duri itu masih bersarang di sini
apa pula guna mencabutnya
toh...akan tetap terasa sakit
bahkan lebih sakit dan akan meninggalkan bekas
bekas yang sangat dalam...dalam sekali
aku hanya bisa membiarkannya begitu saja
biar duri itu tetap di sana
sambil aku kan terus berharap
duri itu akan terlepas dengan sendirinya
dengan sangat perlahan
hingga hatiku tak merasakan sakitnya...lagi....
di sini...di hatiku...
sudah sangat lama kurasakan sakit
sakit yang tak terobati
bagaimana agar aku bisa membuang rasa sakit itu
jika duri itu masih bersarang di sini
apa pula guna mencabutnya
toh...akan tetap terasa sakit
bahkan lebih sakit dan akan meninggalkan bekas
bekas yang sangat dalam...dalam sekali
aku hanya bisa membiarkannya begitu saja
biar duri itu tetap di sana
sambil aku kan terus berharap
duri itu akan terlepas dengan sendirinya
dengan sangat perlahan
hingga hatiku tak merasakan sakitnya...lagi....
SAKIT <1>
terdiam dalam kata tak terucap
tertahan teriakan dan rontaan
tersimpan sakit...luka yang dalam
walaupun hati ingin...ingin sekali berontak
kupikir ingin aku mati
kupikir ingin dia mati
kucoba atasi....akhiri ini
benci dalam diri
ku tak tahu mengapa bisa begini
ku tahu ini salah
bukan aku yang salah
aku hanya korban
tapi terus saja ku tak bisa
memaafkan diriku sendiri
takkan hilang dengan mudah sakit ini
takkan...takkan bisa...
tertahan teriakan dan rontaan
tersimpan sakit...luka yang dalam
walaupun hati ingin...ingin sekali berontak
kupikir ingin aku mati
kupikir ingin dia mati
kucoba atasi....akhiri ini
benci dalam diri
ku tak tahu mengapa bisa begini
ku tahu ini salah
bukan aku yang salah
aku hanya korban
tapi terus saja ku tak bisa
memaafkan diriku sendiri
takkan hilang dengan mudah sakit ini
takkan...takkan bisa...
MASA LALU
mengapa kau terus mengejarku
tolong lepaskan aku
mengapa kau terus mengikutiku
apa untungnya bagimu
apa belum cukup yang tlah kau berikan padaku
luka yang dalam...luka yang teramat perih
apa yang kau inginkan dariku
tak bisakah kau meninggalkan, membiarkan pergi aku
tak bisakah aku untuk melupakanmu
mungkin belum cukup lama waktu untuk melupakanmu
baru berapa tahun? mungkin sekitar 10 tahun
dan itu belum cukup untuk melupakanmu
mungkin butuh 25 tahun, ah tidak...50 tahun
belum...belum cukup, 1 abad mungkin
sial...aku tidak bisa melupakanmu
bahkan sampai maut menjemputku
aku tidak akan mau dan tidak akan pernah meninggalkanmu
walaupun aku sangat ingin...betul-betul ingin berpisah denganmu
wahai masa laluku...
tapi kenapa kau terus menghantuiku
seakan-akan kau tak rela aku hidup tanpamu
ya...kau memang tak pernah rela
melihatku bahagia di masa depanku
tolong lepaskan aku
mengapa kau terus mengikutiku
apa untungnya bagimu
apa belum cukup yang tlah kau berikan padaku
luka yang dalam...luka yang teramat perih
apa yang kau inginkan dariku
tak bisakah kau meninggalkan, membiarkan pergi aku
tak bisakah aku untuk melupakanmu
mungkin belum cukup lama waktu untuk melupakanmu
baru berapa tahun? mungkin sekitar 10 tahun
dan itu belum cukup untuk melupakanmu
mungkin butuh 25 tahun, ah tidak...50 tahun
belum...belum cukup, 1 abad mungkin
sial...aku tidak bisa melupakanmu
bahkan sampai maut menjemputku
aku tidak akan mau dan tidak akan pernah meninggalkanmu
walaupun aku sangat ingin...betul-betul ingin berpisah denganmu
wahai masa laluku...
tapi kenapa kau terus menghantuiku
seakan-akan kau tak rela aku hidup tanpamu
ya...kau memang tak pernah rela
melihatku bahagia di masa depanku
DOA DARI MALANG
menggelegar langit malam ini
mendung pun berduyun-duyun memadati langit
suara gemericik air pun telah hadir di dalam malamku yang sepi
dan dinginnya angin malam kota malang pun mulai mencekam
mula-mula kuambil sehelai kain selimut untuk menutupi diri yang merasa tertusuk oleh dinginnya
pelan-pelan mataku ini kututup seraya berdoa dan berkata
semoga kita dipertemukan di dalam sebuah mimpi yang indah
ataupun di dalam kehidupan nyata
amin...
mendung pun berduyun-duyun memadati langit
suara gemericik air pun telah hadir di dalam malamku yang sepi
dan dinginnya angin malam kota malang pun mulai mencekam
mula-mula kuambil sehelai kain selimut untuk menutupi diri yang merasa tertusuk oleh dinginnya
pelan-pelan mataku ini kututup seraya berdoa dan berkata
semoga kita dipertemukan di dalam sebuah mimpi yang indah
ataupun di dalam kehidupan nyata
amin...
[teruntukmu sahabatku yang jauh di pulau seberang...dari Al_V]
BUAT IBU
ketika rembulan menyapa diriku di malam hari
dan matahari mulai meninggalkan aku dalam sendiriku
sang bintang berkelip memberiku semangat
di malam yang sunyi sepi ini kutulis sebuah kata untukmu pahlawanku, sayang
hanya kepadamulah aku curahkan rinduku ini untuk selamanya
janganlah engkau meragukan cintaku ini kepadamu
walaupun diriku yang jauh di pulau seberang
namun kecintaanku terus aku semaikan
kepadamu bunda hanya tercurah
jangan lah engkaun sirami kasihmu dengan air matamu yang bening
tanda ketulusan cintamu padaku
di sana engkau selalu berdoa
ibu, kini gadis kecilmu jauh dariku
dengan berat hati engkau melepaskanku di pulau nan jauh
demi cita-cita anakmu ini
rasa sedih bercampur rindu engkau lalui
satu huruf demi kata engkau kirim lewat sms
tanda kerinduan yang tak lagi bisa kau tahan
doakan anakmu selalu di setiap malammu
karena semangat darimulah aku bisa terus maju
dan matahari mulai meninggalkan aku dalam sendiriku
sang bintang berkelip memberiku semangat
di malam yang sunyi sepi ini kutulis sebuah kata untukmu pahlawanku, sayang
hanya kepadamulah aku curahkan rinduku ini untuk selamanya
janganlah engkau meragukan cintaku ini kepadamu
walaupun diriku yang jauh di pulau seberang
namun kecintaanku terus aku semaikan
kepadamu bunda hanya tercurah
jangan lah engkaun sirami kasihmu dengan air matamu yang bening
tanda ketulusan cintamu padaku
di sana engkau selalu berdoa
ibu, kini gadis kecilmu jauh dariku
dengan berat hati engkau melepaskanku di pulau nan jauh
demi cita-cita anakmu ini
rasa sedih bercampur rindu engkau lalui
satu huruf demi kata engkau kirim lewat sms
tanda kerinduan yang tak lagi bisa kau tahan
doakan anakmu selalu di setiap malammu
karena semangat darimulah aku bisa terus maju
Langganan:
Postingan (Atom)
